Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Motor Bakar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motor Bakar. Tampilkan semua postingan

Turbocharger vs Supercharger

Pada prinsipnya, motor bakar (internal combustion engine) bekerja dengan membakar campuran udara dengan bahan bakar (bensin atau diesel) dengan rasio tertentu. Dari sinilah energi kimia yang diperoleh dari tiap pembakaran dikonversi menjadi energi mekanis yang memutar mekanisme piston - conrod - crank shaft untuk menghasilkan daya pada poros out put.

Lalu, apa gunanya Turbocharger atau Supercharger?

Selama rasio udara – bahan bakar tetap, dengan menambah volume udara yang masuk ke ruang bakar maka volume bahan bakar pun dapat ditambah, ini berarti daya out put dari hasil pembakaran pun bertambah. Kesimpulannya daya out put engine yang menggunakan Turbocharger/Supercharger pasti akan lebih besar dibandingkan engine yang tidak menggunakannya.

Turbocharger dan Supercharger, keduanya merupakan Forced Induction System yang berfungsi untuk meningkatkan effeciency volumetris engine atau dengan kata lain meningkatkan udara terkompresi (melalui kompresor) ke dalam ruang bakar.

Turbocharger



Source : ae-plus.com

 

Crankshaft Bearings : Undersized or Oversized ?

Source : www.scienceofspeed.comCrankshaft bearings are made of a softer material than the crankshaft journal or cap they sit in. This insures that the bearing material wears before the journal. The crankshafts journal doesn't actually ride on the bearing surface instead it rides on a thin film of oil between the journal and the bearings.

 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Mechanical Engineering Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger