Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Pemipaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemipaan. Tampilkan semua postingan

Pipa Paralel

Pipa disebut paralel bila pipa tersebut disambungkan sedemikian rupa sehingga aliran menjadi bercabang dua atau tiga pipa seperti diperlihatkan pada gambar berikut ini.


Mula – mula aliran fluida melalui pipa A-B, becabang pada titik B, sebagian mengalir melalui piap B-C-E dan sebagian yang lain mengalir melalui pipa B-D-E dan bertemu di titik E dan selanjutnya mengalir melalui pipa E-F.

Pada kasus pipa paralel seperti di atas, berlaku hal – hal sebagai berikut :

  1. Jumlah kapasitas aliran, Q yang melalui kedua pipa cabang adalah konstan, atau kapasitas aliran yang masuk melalui titik percabangan B sama dengan kapasitas aliran yang keluar melalui titik percabangan E.
  2. QA-B = QB-C-E + QB-D-E = QE-F = konstan

  3. Kerugian Head diantara dua titik persambungan, B dan E, adalah sama dengan kerugian Head dari pipa yang menghubungkan kedua titik persambungan tersebut.

  4. hf B-E = hf B-C-E + hf B-D-E

  5. Persentase laju aliran pada setiap pipa adalah konstan tanpa memperhatikan kerugian head titik B dan titik E.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Mechanical Engineering Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger